Ingin membuat arang kayu? Tidak tahu cara membuat arang kayu sendiri? Pas sekali, di artikel ini saya akan membahas tentang cara membuat arang kayu modern. Silahkan simak artikelnya yaa!..

Hingga waktu ini masyarakat Indonesia masih kerap menggunakan arang kayu yang utamanya untuk kebutuhan memasak. Namun,  pada beberapa masyarakat, yang juga menggunakannya untuk kebutuhan berkebun.

Arang kayu sangatlah mudah dijumpai dikarenakan permintaan masyarakat pada produk ini juga lumayan tinggi, bahan baku pembuatnya juga gampang ditemukan, yakni contohnya kayu pohon, tempurung kelapa serta sekam padi.

Definisi Arang

Arang merupakan sisa pembakaran berwarna hitam yang diperoleh dengan menghilangkan kandungan zat utama di dalam hewan atau tumbuhan yang berupa air serta komponen volatil.

Klasifikasi Arang

Berikut adalah arang yang diklasifikasikan menurut bahan bakunya :

1. Arang Kayu

Merupakan jenis arang yang menggunakan bahan dasar kayu pohon yang masih sehat. Arang jenis ini paling banyak dimanfaatkan untuk keperluan memasak seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

Selain untuk keperluan memasak, arang kayu juga bisa dimanfaatkan sebagai penjernih air, dimanfaatkan di bidang kesehatan, serta lain sebagainya.

2. Arang Serbuk Gergaji 

Merupakan jenis arang yang tersusun dari serbuk gergaji yang dibakar.  Serbuk gergaji tersebut adalah sisa produksi yang tidak dimanfaatkan lagi oleh pemiliknya, sehingga bisa dikatakan sebagai bahan baku yang murah serta mudah dijumpai.

Bahan dasar pembuatan arang serbuk gergaji mudah ditemui di tempat penggergajian atau tempat pengrajin kayu. Arang serbuk gergaji bisa dimanfaatkan menjadi bahan bakar, sebagai campuran pupuk atau media tanam serta juga dapat diolah kembali menjadi briket arang

3. Arang Sekam Padi 

Jenis ini kerap dimanfaatkan menjadi bahan pupuk serta bahan arang briket. Sekam yang merupakan asal dari arang ini berasal dari tempat penggilingan padi. Sekam padi juga sering dimanfaatkan untuk pembuatan bahan pakan ternak contohnya bekatul.

Dikarenakan sifat arang sekam padi yang memiliki kemampuan untuk menyerap serta menyimpan air untuk menjadi cadangan makanan menjadikan arang sekam padi di tempat persemaian digunakan menjadi campuran pupuk serta menjadi media tanam.

4. Arang Tempurung Kelapa

Mempunyai bahan dasar tempurung kelapa menjadikannya lumayan strategis untuk sektor usaha. Sebabnya masyarakat jarang-jarang menggunakan tempurung kelapa yang umumnya hanya dimanfaatkan untuk bahan bakar saja.

Padahal tempurung kelapa dapat difungsikan menjadi bahan pembuatan arang briket yang mempunyai nilai jual yang tinggi. Untuk membuat arang menggunakan tempurung kelapa memerlukan tempurung kelapa yang telah tua sebab mengandung sedikit air serta lebih padat.

5. Arang Serasah

Dibuat menggunakan bahan dasar serasah atau sampah dedaunan. Bahan utamanya tersebut paling mudah diperoleh bila dibandingkan dengan jenis arang lain. Mempunyai tekstur yang mudah dihancurkan sehingga menjadikan arang serasah cocok untuk bahan pembuatan briket arang.

6. Arang Kulit Buah Mahoni

Kulit buah mahoni mempunyai tekstur yang keras serta padat sehingga cocok untuk bahan pembuatan arang. Prosedur pembuatannya sama seperti pembuatan arang kayu biasa yaitu menggunakan tungku drum.

Briket arang dapat dibuat menggunakan bahan dasar arang kulit buah mahoni.  Arang yang dibikin menggunakan bahan kulit buah mahoni memiliki kualitas yang bagus. Asap pembakaran yang dikeluarkan sedikit, mempunyai kalor yang tinggi serta waktu pembakaran yang tahan lama.

7. Arang Briket 

Jenis arang ini sudah cukup dikenal masyarakat. Arang briket dibikin menggunakan berbagai jenis arang yang dihaluskan, diberi perekat lalu dicetak sesuai kebutuhan. Pembuatan arang briket bertujuan untuk menambah waktu pembakaran serta memanfaatkan bahan yang ada (arang briket kerap diproduksi menggunakan arang yang hancur atau memiliki ukuran yang terlalu kecil).

Cara Membuat Arang Kayu Modern

A. Menggunakan 1 Drum

  1. Pilih tempat yang aman untuk menyalakan api, dapat di halaman belakang rumah atau tempat lainnya sesudah Anda meminta izin terdahulu. Perhatikan juga aturan yang ada agar tidak membahayakan.
  2. Persiapkan drum berbahan logam. Gunakan drum yang sesuai kebutuhan Anda, semakin banyak pasti membutuhkan drum yang lebih besar. Gunakan tutup drum yang tahan api agar tidak meleleh ketika dilakukan pembakaran.
  3. Kumpulkan kayu yang ingin dijadikan menjadi arang. Utamakan menggunakan kayu yang kering agar mencapai hasil yang optimal. Potong kayu sampai cukup untuk dimasukkan ke dalam drum.
  4. Masukkan kayu yang telah dipotong ke dalam drum sampai penuh. Kemudian tutup drum dengan rapat namun tidak sampai kedap udara.
  5. Buat lubang untuk meletakkan drum kemudian tutupi drum menggunakan kayu bakar yang akan menyala selama 3 hingga 5 jam. Letakkan kayu bakar di sekitar drum pembakaran.
  6. Bakar kayu disekitar drum lalu biarkan selama 3 hingga 5 jam tergantung isi serta ukuran drum yang Anda gunakan. Tunggu api menyala hingga padam serta pastikan drum telah dingin sebelum Anda membuka drum.
  7. Kumpulkan arang kayu yang telah jadi dan arang siap digunakan.

B. Menggunakan 2 Drum

  1. Siapkan drum kecil dan drum besar. Untuk drum kecil berukuran 30 galon untuk di dalam. Untuk drum besar berukuran 55 galon digunakan untuk menampung drum kecil.
  2. Buat lubang pada drum besar dengan memtongnya dengan gergaji besi menggunakan ukuran 12 x 20 inchi yang digunakan untuk memasukan bahan bakar.
  3. Lubangi bagian dasar pada drum kecil. Lubang tersebut berguna untuk tempat masuk panas ke dalam drum kecil yang akan membakar kayu di dalam. Lubangi menggunakan ukuran 5 hingga 6 1/2 inchi di bagian dasar drum kecil.
  4. Masukkan kayu yang telah dipotong ke dalam drum kecil hingga memenuhi drum.
  5. Persiapkan drum besar lalu masukan 2 batu bata pada dasar drum besar. Lalu tumpuk lagi dengan 2 batu bata diatas batu bata yang tadi.
  6. Masukkan drum kecil kedalam drum besar lalu letakkan diatas batu bata yang telah tertata.
  7. Bakar kayu di dalam drum besar selama 7 hingga 8 jam. Terus masukan kayu melalui lubang pada bagian dasar jika kayu mulai habis terbakar.
  8. Tunggu hingga padam serta drum sudah dingin sebelum Anda mengambil arang.
  9. Ambil dan kumpulkan arang. Jika sudah maka arang kayu sudah siap digunakan.

Sekian informasi yang bisa saya sampaikan, semoga berguna bagi pembaca. Sekian dan terima kasih.

Categories: Bisnis