Sampah plastik adalah sampah yang paling banyak dan mudah kita temui di sekitar kita. Namun, sekarang sudah ada sampah yang didaur ulang. Ada banyak contok daur ulang sampah plasik.

Pengertian Daur Ulang

Daur ulang adalah penggunaan bahan baku baru untuk mencegah pemborosan praktis, mengurangi penggunaan bahan baku baru, mengurangi konsumsi energi, dan mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca.

Dari membuat produk baru. Daur ulang adalah salah satu strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri dari pemilahan produk/material bekas pakai, pengumpulan, pengolahan, distribusi dan manufaktur, komponen kunci dari pengelolaan sampah modern dan proses hierarki sampah 4R (reduce, reuse, recycle and replace) .

Bahan yang dapat didaur ulang adalah limbah kaca, plastik, kertas, logam, tekstil, dan produk elektronik. Demikian pula, proses pengomposan yang umumnya menggunakan limbah biomassa biodegradable tidak diklasifikasikan sebagai proses daur ulang.

Daur ulang berfokus pada sampah yang tidak dapat terurai secara alami untuk mengurangi kerusakan lahan. Secara garis besar, daur ulang adalah proses pengumpulan, pemilahan, pembersihan, dan pengolahan bahan baru untuk proses pembuatan.

Pengolahan Limbah Plastik

Proses :

  1. Singkirkan plastik dari bahan pencemar seperti kertas dan plastik jenis lainnya (biasanya plastik label dan sisa isi yang masih menempel).
  2. Untuk membersihkannya, Anda bisa menggunakan cutter atau mencucinya dari gudang pertama hingga benar-benar bersih.
  3. Injak plastik atau gunakan alat press untuk meratakan plastik (jika berlubang seperti botol).
  4. Masukkan ke dalam mesin pencacah plastik.
  5. Sortir kembali pecahan plastik untuk membedakan jenis plastik. Media yang dipakai yaitu air atau minyak goreng. Untuk membedakan berbagai jenis plastik, identifikasi berikut dapat dilakukan:
  6. Plastik yang diklasifikasikan menurut jenisnya (sink dan float) diproses secara terpisah untuk setiap jenisnya. Serpihan dipasok ke mesin peleburan (melting).
  7. Setelah diproses di mesin peleburan, hasil yang dihasilkan berupa untaian, yang dipotong menggunakan mesin pelet untuk menghasilkan bijih plastik.

Contoh Daur Ulang Sampah Plastik

1. Tas Belanja Ramah Lingkungan

Jika Anda suka berbelanja di supermarket, biasanya Anda akan diberikan kantong plastik untuk menyimpan barang belanjaan Anda. Padahal, kamu bisa membuat tas belanja ramah lingkungan dengan bahan sederhana. Anda hanya perlu menyiapkan beberapa lembar koran, lem, gunting, tali, dan karton bekas sebagai bahan dasarnya.

Gunakan dua lapis koran untuk membuat tas kokoh dan potong kotak. Lipat koran, tutup bagian bawahnya, dan beri lem agar koran tidak terbuka. Setelah semua koran berbentuk seperti tas belanja, Anda dapat menambahkan karton di dalamnya untuk menyempurnakan struktur tas. Tambahkan tali di bagian atas agar mudah dibawa.

2. Tempat Serbaguna

Setelah Anda menemukan berbagai botol PET 1,5 liter, Anda dapat mengubahnya menjadi berbagai lokasi penyimpanan serbaguna. Potong botol plastik menjadi dua. Hiasi dengan cat air sehingga memiliki warna yang menawan dan sesuai dengan yang Anda inginkan.

3. Dekorasi Rumah

Anda juga bisa menghiasnya dengan botol dan sendok PET berukuran kecil dan sedang. Potong botol plastik dan sendok plastik bekas menjadi dua. Gunakan lem untuk merekatkan sendok bekas ke bagian dalam botol hingga seluruh permukaan botol PET tertutup sendok. Hiasi dengan cat air untuk warna yang menarik. Dekorasi sederhana ini bebas untuk didekorasi di mana saja.

4. Tirai warna-warni

Jika Anda masih belum memiliki tirai di jendela kamar tidur Anda, Anda dapat dengan mudah membuatnya sendiri menggunakan berbagai bahan daur ulang yang Anda miliki. Anda bisa menyiapkan koran bekas, botol PET bekas, tali, gunting, lem, dan cat air. Potong koran dan toples secara vertikal dengan lebar yang sama.

Tempelkan botol PET dan koran dengan perekat. Tambahkan warna menarik dengan cat air. Setelah kering, Anda bisa mengikatnya dengan tali dan menggantung tirai di ruangan.

5. Terompet Botol Bekas

Anda dapat dengan mudah membuat botol bekas menjadi terompet sederhana. Terompet yang terbuat dari botol bekas merupakan salah satu kerajinan yang paling laris dan menarik di pasaran. Yang Anda butuhkan hanyalah botol PET 1,5 liter bekas, lakban, balon besar, koran bekas, dan karet gelang.

Potong botol PET menjadi dua di tengah. Anda bisa menggunakan balon tiup untuk menutup lubang di mulut botol agar udara tidak masuk. Ikat mulut dan bagian bawah botol dengan karet gelang. Semakin erat ikatan karet, semakin keras suaranya. Gunakan lakban untuk menutup celah pada botol hingga rapat. Hiasi terompet Anda dengan cat air agar lebih menarik untuk dilihat dan dijual.

6. Dudukan Pengisi Daya Ponsel

Salah satu masalah yang sering dialami banyak orang adalah ketika ingin mengisi daya ponselnya, namun soket yang tersedia terlalu tinggi dan tidak ada meja di sekitarnya untuk meletakkan ponselnya. Dengan menggunakan botol sampo bekas, Anda bisa membuat tempat charger ponsel sederhana untuk mengisi dan menyimpan ponsel Anda.

Siapkan botol sampo bekas, cutter, spidol dan amplas. Gambarlah botol sampo bekas dengan spidol yang sesuai dengan bentuk dan ukuran kotak soket beserta ponsel Anda. Potong sepanjang garis menggunakan pemotong. Gunakan amplas untuk menghaluskan potongan dan tidak terlalu tajam.

7. Celengan Botol Plastik

Salah satu produk daur ulang yang paling mudah dibuat adalah celengan botol PET. Yang Anda butuhkan hanyalah botol bekas, pil, lem, dan pemotong dengan berbagai ukuran. Potong botol bekas menjadi dua bagian yang sama dan hubungkan kedua bagian tersebut menjadi satu bagian kecil.

Gunting bagian atas botol seperti lubang untuk memasukkan uang. Pastikan ukurannya tepat dan pas dengan koin dan uang kertas Anda. Hiasi celengan sederhana dengan cat air agar lebih menarik.

8. Sapu Serat Botol Bekas

Mendaur ulang botol bekas menjadi sapu ijuk adalah tugas yang sangat menarik. Semua rumah membutuhkan sapu ijuk untuk membersihkan taman. Mudah dibuat juga menjadi nilai tambah dari produk daur ulang ini. Kamu membutuhkan 5 botol dengan ukuran yang sama, gunting, tongkat kayu tua, tali dan paku.

Potong bagian bawah toples dan iris setipis mungkin hingga terlihat seperti rambut sapu. Potong secara vertikal dan pastikan setiap potongan berukuran sama dengan halus. Setelah dipotong, Anda dapat menggunakan paku untuk menempelkan botol dengan aman ke tongkat kayu tua. Ikat bagian yang dipaku dengan tali agar terlihat bagus.

Itulah artikel tentang contoh daur ulang plastik yang berguna untuk kehidupan sehari hari. Yuk, jaga lingkungan kita dengan mengurangi penggunaan sampah plastik.