tiktok

Aplikasi TikTok

Sebelum seperti saat ini, TikTok merupakan salah satu aplikasi yang dicap oleh sebagian pengguna internet sebagai aplikasi “alay”. Jika kamu masih ingat dengan Bowo TikTok, pada masa itu, tidak semua orang mau menggunakan aplikasi ini. Dahulu TikTok memang sedikit banyak diisi dengan mayoritas video yang mungkin memang terlihat menggelikan bagi sebagian orang.

Namun, seiring berjalannya waktu, TikTok berubah menjadi salah satu platform yang banyak diminati oleh para netizen. Isi kontennya pun kini kian beragam, tidak hanya sekedar video dengan konten berjoget saja, namun juga banyak pilihan konten lainnya, seperti sharing resep, berbagi beragam motivasi, dan masih banyak lainnya.

Pertumbuhan aplikasi yang dikembangkan oleh negara tirai bambu ini bertumbuh kian pesat. Bahkan, saat ini TikTok telah berada di puncak popularitasnya sebagai aplikasi video pendek, baik di platform Android dan iOS. Sekarang semua orang seaakan tidak lepas dari aplikasi ini, meskipun kamu belum menggunakannya, tapi pasti kamu sering melihat video berlabel TikTok di beragam sosial media kamu.

Keunikan dari TikTok hingga banyak diminati seperti saat ini adalah kemampuannya dalam menciptakan video singkat yang keren dan menghibur tanpa harus memiliki kemampuan editing layaknya menggunakan aplikasi edit video android. Sudah tersedia beragam filter dan fitur-fitur yang menarik dan bisa langsung dimainkan.

Hingga saat ini, TikTok telah diunduh di Google Play Store dan App Store dengan total lebih dari dua milyar pengguna. Hal ini menyusul rekor dari aplikasi populer lainnya, seperti Facebook dan Instagram yang lebih dahulu mencapai angka tersebut pada tahun 2014 lalu. Berdasarkan data pada kuartal I lalu, TikTok berhasil menggaet sejumlah 300 juta lebih pengguna baru.

Hal ini tentu saja berbanding lurus dengan laba yang diraih oleh perusahaan TikTok. Terbukti pada tahun 2019, TikTok dapat menghasilkan laba sebesar 45 triliun. Wow! Nilai yang sangat fantastis. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, nilai tersebut berjumlah dua kali lipat dari yang dihasilkan di tahun 2019.

Melihat pelonjakkan pengguna pada aplikasi TikTok, bahkan perusahaan Google dan Facebook juga ikut mencoba membuat aplikasi saingan untuk mengambil alih pasar. Maka dari itu, TikTok terus melakukan inovasi dengan fitur-fitur dalam aplikasi mereka, serta membuka peluang bagi para penggunanya untuk dapat menghasilkan penghasilan tambahan.

Hmm, sangat menarik sekali bukan jika kita lihat histori perjalanan aplikasi populer ini. Jadi, jika suatu saat kamu menciptakan sesuatu, jangan langsung menyerah jika mendapatkan hinaan. Justru harus dijadikan motivasi dan dibalik menjadi suatu kesuksesan layaknya yang diraih oleh aplikasi TikTok. Jadi, kamu sudah coba mainkan aplikasi TikTok di HP kamu belum?

Categories: Teknologi