Data science bootcamp adalah program pelatihan intensif jangka pendek yang membekali pesertanya dengan pengetahuan industri yang dibutuhkan di bidang data science melalui pembelajaran berbasis proyek.

Sebagian besar bootcamp membutuhkan waktu antara tiga hingga enam bulan untuk menyelesaikan dan membahas topik-topik seperti pemrograman, analisis prediktif, statistik, visualisasi data, dan analisis data umum.

Apakah Data Science Bootcamp Penting?

Selain untuk membangun fondasi yang kuat dalam pemikiran statistik dan analitis, peserta bootcamp biasanya mempelajari berbagai kerangka kerja teknis yang penting dan relevan dengan industri bisnis. Teknologi ini sering kali berkutat pada: Python, SQL, Hadoop, Spark dan Library Pandas/NumPy.

Jadi, kalau kamu butuh jawaban singkat: ya, bootcamp penting kalau kamu mau terjun di bidang data science dengan waktu belajar yang relatif singkat.

Biar tidak kelihatan menyeramkan, yuk kita bedah elemennya satu per satu.

Teknis belajar di bootcamp

Banyak bootcamp cukup fleksibel dalam mengakomodasi para peserta yang ingin belajar paruh waktu, full-time, tatap muka, maupun virtual.

Namun, masing-masing bootcamp akan berbeda dalam hal biaya, investasi waktu yang diharapkan, ukuran kelas, hingga persyaratan pengetahuan yang harus dikuasai. Di sini, kamu sebaiknya membandingkan beberapa program yang ada dengan cermat untuk melihat mana yang paling cocok sebelum memutuskan untuk mendaftar.

Jadwal full-time umumnya membutuhkan lima hari per minggu untuk belajar (sekitar 10 jam per hari). Waktu yang panjang itu digunakan untuk belajar materi, membuat kode, dan berkolaborasi dalam proyek.

Sebaliknya, program paruh waktu memungkinkan peserta untuk menyesuaikan kelas mereka dengan kesibukan pribadi atau profesional lainnya. Pilihan part-time memang pas kalau kamu ingin lebih rileks dalam belajar data science, tetapi ingat, memilih jadwal yang lebih fleksibel dapat memperpanjang waktu penyelesaian upgrading keterampilan.

Tren bootcamp data science

Dalam beberapa tahun terakhir, model bootcamp semakin naik daun, khususnya di sektor pengembangan perangkat lunak dan data science.

Apakah bootcamp data science sepadan dengan pengorbanan, komitmen, dan dedikasi yang dilakukan?

Bagi banyak peserta, bootcamp menjadi satu-satunya jalan untuk memasuki industri yang biasanya membutuhkan biaya studi mahal dan ditempuh selama bertahun-tahun. Lulusan bootcamp yang sukses memiliki potensi untuk menjadi data scientist, insinyur data, atau analis data untuk industri apa pun yang mereka minati.

Apa yang dipelajari di bootcamp data science?

Berbeda dari pendidikan universitas yang biasanya memakan waktu empat tahun, bootcamp data science cenderung lebih fokus untuk membekalimu dengan keterampilan yang dibutuhkan oleh pasar tenaga kerja.

Kalau harus dirinci, kurang lebih pembelajarannya akan berkutat di materi berikut:

Bahasa dan tools:

  • SQL (Manajemen database)
  • Python
  • Hadoop
  • Bahasa front-end: JavaScript, HTML, dan CSS

Konsep:

  • Statistik
  • Machine learning
  • Desain penelitian
  • Presentasi dan komunikasi
  • Big data

Apakah ada syarat minimum sebelum ikut bootcamp?

Secara umum, tidak. Kamu tidak perlu memiliki pengetahuan sebelumnya tentang data science untuk mendaftar bootcamp. Bahkan, beberapa program tidak mengharuskan pesertanya untuk memiliki ijazah sekolah menengah.

Namun begitu, untuk program di level lanjutan, mereka biasanya akan mensyaratkan agar calon peserta memiliki pengetahuan dasar terkait data science dan analisis.

Jangan malas untuk mencari dan membandingkan program dan syarat dari masing-masing bootcamp sebelum memutuskan untuk mendaftar, ya!

Satu tips lagi, tidak ada salahnya kalau kamu mempelajari dulu tentang statistik dasar dan konsep matematika sebelum ikut bootcamp karena itu akan sangat membantu.

Apakah kamu berminat ikut bootcamp data science?

Mengingat banyaknya ilmu dan keahlian yang bisa dipelajari, serta peningkatan kebutuhan data scientist di berbagai industri, data science bootcamp sangat layak untuk kamu coba.

Tergantung pada bootcamp yang dipilih, lembaga yang berkualitas biasanya memiliki akses ke layanan karier setelah lulus. Mulai dari persiapan wawancara, sumber jaringan rekan kerja, dan pelatihan karier. Contoh bootcamp berkualitas yang menyediakan layanan ini adalah Kelas Data Science dari Bitlabs.

Jadi, bootcamp mana yang kamu pilih?

Categories: pendidikan