doa waktu hujan

Hujan yang turun ke bumi di katakan oleh Rasullulah Sallalahu Alaihi Wassalam adalah berkah, sehingga ketika hujan turun di sunnahkan untuk membaca doa turun hujan yang berbunyi Allhumma Shoiban Nafian, yang berarti ya ALLAH turunkanlah jadikanlah hujan ini kebaikan bagi kami.

Dan sunnah ketika hujan bukan hanya membaca doa hujan saja, tapi ada juga beberapa adab yang harus kita tunaikan, dan bahasan kali ini akan kita tuliskan apa saja sunnah dan adab ketika hujan turun, agar kita mendapatkan keberkahan dari ALLAH SUbhana Hu Wataala.

Adab Ketika Turun Hujan

Pertama seperti yang sudah kami tuliskan di atas, yaitu berdoa dengan doa yang sudah kita kenal dengan doa hujan, jangan lalaikan doa ini karena ini adalah awal keberkahan dari turunnya hujan.

Kedua, tidak mencela dan mengeluh jika terjadi hujan, walaupun hajat kita tidak bisa di tunaikan karena turunnya hujan, karena ini adalah perbuatan yang tercela karena mengeluhkan turunnya rahmat ALLAH.

Perbanyak Doa di waktu hujan, karena ini adalah salah satu waktu makbul untuk berdoa, dan berdoa dengan doa apa saja sesuai dengan hajat kita.

Doa Waktu Hujan Turun

Diatas sudah di singgung tentang perbanyak doa sewaktu hujan, dan waktu untuk berdoa ini di sunnahkan ketika terjadi di awal hujan, jadi saat awal hujan selain membaca doa hujan Allhumma Shoiban Nafiian juga di lanjutkan dengan membaca doa apa saja yang menjadi hajat atau keinginan kita.

Bagaimana Doanya

Doannya seperti yang kami tuliskan di atas adalah doa apa saja, yang berarti tidak ada aturan harus doa apa, bebas sesuai keinginan kita.

Lalu pakai bahasa apa?, pakai bahasa bebas yang kita pahami, seperti pakai bahasa indonesia, atau pakai bahasa daerah yang kita bisa, tidak harus menggunakan bahasa Arab.

Memang lebih afdhol adalah dengan menggunakan bahasa Arab tapi karena kebanyakan kita tidak paham bahasa arab maka bebas menggunakan bahasa yng kita pahami.

Apakah Doa Waktu Hujan, Di Ijabah?

Jawabannya iya, dan ini sesuai dengan sabda Nabi bahwa doa seorang mukmin taidak akan tertolak, tapi harus kita pahami apa saja syarat agar doa di ijabah.

Syaratnya adalah kita harus menjauhi dosa besar, tidak ada makanan yang haram masuk kedalam tubuh kita, pakaian yang kita gunakan juga harus yang halal, dan meminta dengan doa kebaikan, maka jika kita meminta doa kejelekan kepada orang lain maka tidak akan di ijabah.

Bentuk Di Ijabahnya Doa Kita

Seperti keterangan ulama dan hadist bahwa bentuk di ijabah doa kita ada 3 keadaan.

1. Doa langsung di ijabah di dunia, dalam arti misal kita meminta mobil maka akan ALLAH kasih mobil.

2. Doa di ijabah dengan diganti yang lebih bermanfaat dan lebih urgent bagi kita, misal kita meminta mobil mewah, maka allah berikan mobil tapi tidak sesuai dengan harapannya atau mobil biasa bukan mobil mewah, tapi sisanya alllah ganti dengan terhindarnya kita dari bahaya atau bencana.

3. Allah ijabah doanya dengan menggantinya nanti di akhirat dalam bentuk amal sholeh, dan ini adalah terkabulnya doa yang paling utama, karena kita saat di akhirat kelak, amal adalah yang akan sangat kita butuhkan.

Jadi jangan malas untuk berdoa, terutama di waktu mustajab yang salah satunya adalah ketika turun hujan, demikian, semoga kita bisa mengamalkannya dan mendapatkan balasan yang besar dari ALLAH Subhana Hu Wataaala.

Tulisan ini di sadur dari sumber https://penaungu.com.

Categories: Umum