Pengukur aliran merupakan elemen mutlak untuk pemantauan kondisi fluida untuk berbagai aplikasi. Pemantauan aliran kebanyakan ditunaikan di saluran terbuka (open channel) dan saluran tertutup. Khusus untuk pengukuran aliran cairan limbah kebanyakan mengfungsikan metode yang berbeda berasal dari type cairan lainnya, adapun yang dimaksud ialah penentuan type flow mtr. yang digunakan untuk kepentingan pengukuran.

Flow mtr. limbah adalah tidak benar satu alat instrumen yang dipergunakan secara spesifik untuk mengukur aliran volumetrik air limbah atau cairan limbah. Flow mtr. air limbah diaplikasikan oleh nyaris semua perusahaan untuk menangani cairan limbah yang dihasilkan aktivitas industri mereka. Artikel selanjutnya ini dapat membicarakan tentang type flow mtr. yang cocok diaplikasikan pada pengukur aliran limbah yang bisa menjadi panduan.

 

Pemilihan Flow Meter Limbah

Limbah adalah segala wujud cairan yang dihasilkan oleh aktivitas industri / komersial di wilayah bisnis. Cairan limbah didalam lebih dari satu masalah kemungkinan mempunyai kandungan kontaminan yang bisa berdampak buruk pada kesehatan dan lingkungan. Terdapat lebih dari satu type flow mtr. yang bisa digunakan untuk kepentingan pengaliran limbah, seperti selanjutnya ini.

 

1.Electromagnetic Flow Meter

Dalam penentuan flow mtr. untuk cairan limbah kami bisa perhitungkan type flow mtr. ini. Pengukur aliran ini sering termasuk disebut Mag Flow Meter atau Magmeter. Efisien digunakan untuk cairan limbah dikarenakan tidak memiliki anggota yang bergerak supaya sangat ideal diaplikasikan pada cairan limbah yang sangat kental sekalipun. Meskipun demikian, alat ini tidak cocok digunakan untuk cairan hydrocarbon, cairan hasil penyulingan dan larutan yang tidak mempunyai kandungan banyak air.

Cara kerja electromagnetic flow meter menerapkan hukum Faraday di mana humum selanjutnya tunjukkan bahwa tegangan yang diinduksi pada setiap konduktor sementara bergerak lewat sudut medan magnet sepadan degan kecepatan konduktor tersebut. Prinsip ini termasuk banyak diterapkan pada operasi transformator, generator listrik, motor listrik, dan sebagainya.

Electromagnetic flow mtr. mengfungsikan sensor yang ditempatkan sejajar di didalam pipa dan dapat mengukur tegangan induksi yang dihasilkan oleh fluida sementara mengalir lewat pipa.

Dalam proses ini cairan yang mengalir bertindak sebagai konduktor yang menginduksi tegangan di mana tegangan yang dihasilkan sepadan bersama dengan kecepatan umumnya aliran. Selanjutnya tegangan dapat dapat dikirim ke transmitter yang dapat menghitung volume laju aliran berdasarkan bersama dengan ukuran atau dimensi pipa.

 

2. Area Velocity Flow Meter

Flow mtr. air limbah ini bisa dipasang di saluran terbuka maupun pada pipa dan kebanyakan digunakan memantau aliran limbah. Jenis ini termasuk menerapkan sensor bersama dengan prinsip Doppler yang mengfungsikan teknologi ultrasonik untuk mengukur aliran.

Berbeda halnya bersama dengan radar non-contact flow mtr. di mana sensor yang digunakan tidak mengalami kontak langsung bersama dengan cairan, sensor tempat velocity flow mtr. kebanyakan direndam di didalam saluran dan mengukur pergantian frekuensi pergerakan pada cairan untuk mendapatkan nilai aliran yang akurat.

Untuk mengukur ketinggian air, sensor yang ditempatkan pada anggota bawah saluran atau pipa dapat mentransmisikan sinyal ultrasonik berasal dari bawah dan dapat memantul sementara menyentuh permukaan cairan.

Instrumen selanjutnya secara tepat mengukur sementara yang dibutuhkan echo (gema) untuk kembali ke sensor. Untuk mengkur kecepatan aliran, sinyal doppler ultrasonik dapat ditembakkan ke didalam air dan frekuensinya dapat dipantulkan kembali ke sensor oleh partikel atau gelembung yang terdapat di didalam cairan.

 

3.Radar non-contact flow meter

Sesuai bersama dengan namanya mengindikasikan bahwa flow mtr. ini menerapkan teknologi pengukuran berbasis radar untuk menghitung volume fluida, bersama dengan kata lain tidak ada kontak langsung bersama dengan cairan supaya sangat cocok diaplikasikan pada pengaliran limbah.

Cara kerja alat ini secara lazim ialah bersama dengan menerapkan prinsip Doppler bersama dengan mengukur laju aliran di atas permukaan air bersama dengan memantulkan gelombang mikro dan direkam oleh radar sesudah itu ditransmisikan ke platform controller untuk menghitung debit aliran.

Flow mtr. ini banyak digunakan untuk memantau kecepatan dan juga level cairan pada aliran terbuka seperti sungai, irigasi dan proses pengolahan maupun pembuangan air limbah.

 

4. Time of Flight (ToF) Ultrasonic Clamp on Flow Meter

Jenis flow mtr. ini beroperasi bersama dengan langkah yang sama bersama dengan flow mtr. elektromaknetik di mana bisa diaplikasikan didalam pipa tertutup. Flow mtr. ini menerapkan teknologi ultrasonik untuk menghitung kecepatan aliran tanpa wajib melubangi atau memotong pipa di mana flow mtr. ini dapat dipasang, bersama dengan kata lain sensor tidak ditempatkan di didalam aliran supaya sangat ideal digunakan untuk cairan limbah. Instalasi pengukur aliran ini menerapkan proses clamp on, di mana dua buah transducer yang berperan sebagai sensor ultrasonik di tempelkan pada anggota luar permukaan pipa.

Flow mtr. ini bekerja bersama dengan langkah mengirimkan sinyal ultrasnonik berasal dari tranducer yang terletak di hulu ke tranducer di hilir, dan mengukur sementara yang dibutuhkan sinyal selanjutnya diterima, ukuran sementara ini disebut bersama dengan “waktu transit”.

Apabila tidak ada aliran di didalam pipa maka sementara transit dapat sama di kedua sisi. Sementara misalnya terdapat aliran di didalam pipa maka sinyal dapat bergerak lebih cepat berasal dari arah yang sama bersama dengan aliran fluida, dan dapat lebih lambat sementara begerak melawan aliran (dari hilir). Perbedaan sementara pada hulu bersama dengan hilir dapat digunakan untuk menghitung aliran.

Umumnya Ultrasonic clamp on flow mtr. ideal digunakan untuk cairan yang mempunyai kandungan konten solid di bawah 10%. Sementara untuk pemasangannya perlu lebih dari satu parameter seperti tebal pipa, diameter luar pipa lebih-lebih material pipa dan type cairan. Data yang dibutuhkan selanjutnya digunakan untuk kepentingan perhitungan volume aliran, dan kebanyakan dapat diinput secara manual sementara instalasi.

Flow mtr. limbah sebenarnya terdiri berasal dari lebih dari satu type seperti yang sudah disebutkan di atas. Namun didalam menentukan pilihan, banyak aspek yang wajib dipertimbangkan seperti type cairan limbah, proses pengaliran (pengaliran terbuka atau tertutup), tekanan operasi, cost pengadaan, perawatan dan lain sebagainya.

Categories: Bisnis