Pemerintah Indonesia untuk mendapatkan hutang baru tambahan dari pemerintah Jerman. Sebelumnya, Indonesia juga menerima pinjaman dari utang pemerintah Australia sebesar 1,5 miliar dolar Australia, atau sekitar Rp 15,4 triliun.

Kali ini, pemerintah Jerman memberikan pinjaman sebesar 550 juta euro, atau sekitar Rp 9,1 triliun. Informasi yang diunggah di Twitter dan Kedutaan Besar Facebook Republik Federal Jerman ke Indonesia di Jakarta.

MoU meminjam dari kedua negara yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Keuangan dan Manajemen Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, Luky Alfirman dan Kepala Berkelanjutan Pembangunan Ekonomi Timur dan Asia Tenggara Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW), Florian Sekinger.

 

Penandatanganan pinjaman dilakukan secara online, karena pandemi Covid-19. Informasi berikut:

Di saat #Covid-19 masih menjadi tantangan global, Jerman terus mendukung mitranya seperti Indonesia dalam melawan pandemi. Selain mendukung perluasan rumah sakit pendidikan di Makassar dan Malang, kerja sama pembangunan Jerman berkontribusi terhadap Covid-19 Active Response and Expenditure Support (CARES) I dan II, yang terdiri atas langkah-langkah penyediaan alat medis, peningkatan ekonomi, dan bantuan terarah untuk kelompok rentan.

Pada Jumat (14/11) lalu, perjanjian pinjaman senilai 550 juta euro (9,1 triliun rupiah) telah ditandatangani secara terpisah di Kantor bank pembangunan Jerman KfW di Frankfurt dan di Kemenkeu, Jakarta, menyesuaikan dengan kondisi pandemi.

Categories: Umum