Direktur Olahraga Bayer Leverkusen, Rudi Voller, kembali memperjelas tidak ada diskon untuk club yang minati layanan Kai Havertz. Menurut dia, selama ini tidak ada perubahan terkini berkaitan proses transfer pemain berumur 21 tahun itu ke Chelsea.

Seperti dijumpai, Si Biru ngotot pengin datangkan Kai Havertz ke Stadion Stamford Bridge pada musim panas 2020. Sayang, Bayer Leverkusen menempatkan bandrol setinggi langit, yaitu kurang dari 100 juta Euro (sama dengan Rp1,7 triliun).

Harga yang diminta itu berasa lumrah sebab kualitas Kai Havertz telah bisa dibuktikan. Sepanjang musim kemarin, pemain kelahiran Aachen itu mengepak 18 gol dan sembilan assist dari 45 penampilan. Bila ditotal, dia telah menyumbangkan 46 gol dan 31 assist dalam 150 penampilan semenjak 2017 untuk Bayer Leverkusen.

Ingat umurnya masih muda, angka statistik itu sudah pasti daftar judi bola dapat makin bertambah bersamaan kematangan style bermain. Menurut beberapa media Jerman, Kai Havertz tidak sabar untuk pergi dari club dan mencicip kompetisi ketat di beberapa liga kelas atas Eropa seperti Inggris.

Chelsea jadi peminat paling serius pada layanan Kai Havertz. Sayang, penawaran mereka selalu ditampik Bayer Leverkusen sebab tidak mampu penuhi harga yang diminta. Menyaksikan lama waktunya perundingan, Rudi Voller lalu mulai bicara.

“Sekarang ini tidak ada sesuatu hal yang baru. Kami masih rileks masalah transfer itu. Sudah pasti, kami akan berbahagia bila Kai tinggal satu tahun lagi. Amat jelas kepergian pemain sepertinya, walau pada harga tinggi, selalu berarti sebuah kehilangan besar,” tutur Rudi Voller, dikutip dari Goal, Minggu (23/8/2020).

“Karena wabah Covid-19, harga transfer beberapa pemain kemungkinan turun. Tetapi, tidak ada atau ada Covid-19, potongan harga tidak berlaku untuk pemain mengagumkan seperti Havertz atau Jadon Sancho. Tidak ada potongan harga Covid-19 untuk mereka berdua,” tambah pria dari Jerman itu.

Sikap berhati-hati Chelsea benar-benar dapat dimaklumi sebab mereka barusan datangkan Timo Werner dan Hakim Ziyech yang menguras kantong club. Dana yang dipunyai club asal London itu besar, tapi mereka harus berhitung dengan jeli buat menambal pos-pos yang dipandang kurang kuat seperti bek.