Banyak orang menghendaki tampil cantik. Tak jarang yang singgah ke klinik kecantikan untuk beroleh perawatan khusus. Namun, alih-alih mempunyai kulit yang cantik dan sehat, sejumlah orang justru kecewa dikarenakan tak mendapat hasil yang diinginkan.

Tak jarang pula yang situasi kulitnya jadi jelek dikarenakan pergi ke klinik yang ternyata tak sesuai harapan. Nah, lalu apa yang kudu dijalankan agar kita menentukan klinik kecantikan yang tepat dan aman?.

Hal pertama adalah melakukan riset dan tidak tergesa-gesa menentukan area perawatan kecantikan. Seringkali seseorang pergi ke klinik kecantikan tertentu dikarenakan cuma melihatnya berasal dari fasilitas sosial.

“Trennya saat ini kan klinik estetik tersedia banyak. Kita jangan amat cepat ikut-ikut bujuk rayu dengan kalimat ‘aman kok’, ‘herbal loh’, ‘tenang aja menjadi cantik deh’, dan yang ngomong orang cantik.” Demikian diungkapkan Olivia kala ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, sebagian selagi lalu.

Setelah mendapatkan klinik kecantikan yang harus didatangi, tak tersedia salahnya kamu singgah ke wilayah dan berbicara langsung dengan dokter yang bakal menangani. Melalui percakapan, kita bakal jadi mengenal dokter di klinik tersebut.

Kita juga mampu menentukan apakah klinik selanjutnya meyakinkan atau meragukan. “Ketemu dokternya lalu dengar, ngomong sama dokternya. Kita bakal mempercayakan pada sosok itu. Bukan cuma dikarenakan cantik dan keren.

Dari komunikasi tersebut, umumnya Dokter spesialis kulit memberikan penjelasan dan wejangan konsep perawatan yang kita perlukan. Pada umumnya juga, mempunyai banyak pengalaman, mempunyai hasil tangan yang bagus, mempunyai ilmu mendalam, serta memakai produk unggulan.

“Jadi hasilnya enggak ngeri,” kata dokter yang beroleh penghargaan Rising Star Aesthetic & Anti Aging Doctor Indonesian Beauty Icon Awards 2018 itu. juga mengingatkan agar kita menampilkan klinik yang bagus dan tampak meyakinkan.

Perhatikan apakah tersedia izin praktik dan izin klinik di klinik tersebut. Izin praktik sesungguhnya mestinya terpajang di klinik, tetapi klinik yang tidak memasang izin praktik tak senantiasa merupakan klinik abal-abal. Jadi, ia memberi saran agar kita menanyakannya kepada dokter.

 

Categories: Bisnis