Presiden Direktur Mobil88, Halomoan Fischer mengungkapkan bahwa pihaknya optimis pada penjualan mobil bekas jelang lebaran. Meskipun angka penjualannya tidak dapat dibandingkan dengan jelang lebaran tahun lalu.

Untuk diketahui penjualan mobil bekas jelang lebaran seringkali meningkat untuk keperluan mudik. Namun sebab pandemi virus corona (COVID-19) pemerintah sudah mengimbau masyarakat guna tidak mudik.

Pihaknya menilai bahwa bisa jadi mudik masih ada sebab memang tradisi dari tahun ke tahun. Kecuali Pemerintah sudah melarangnya akan bertolak belakang cerita.

Ia menilai sejumlah customer barangkali akan melakukan pembelian mobil individu untuk mudik sebab dirasa lebih aman dibanding kendaraan umum.

“Berdasarkan keterangan dari saya bila musim tergantung segmennya bila mampu, barangkali pilihan melakukan pembelian kendaraan individu akan terdapat ketimbang kendaraan umum. Karena kan bila mobil antar family saja kan, jadi telah tahu tentu sehat. Kalau kendaraan umum barangkali risikonya lebih besar,” kata Fischer

Meskipun keperluan mobil masih ada, Fischer menambahkan bisa jadi penjualan bakal menurun sebab kelambatan ekonomi di tengah pandemi COVID-19. Namun dia tetap optimis bahwa penjualan pada Mei 2020 (jelang lebaran) bakal lebih tinggi dikomparasikan bulan April 2020.

“Kalau menurut keterangan dari saya bulan Mei bakal lebih baik dari April. Sementara saat pemerintah belum tidak mengizinkan (aturan mudik),” kata Fischer. Sumber: https://www.decisionsonevidence.com/seva-mobil-bekas/

Categories: Otomotif