Perbedaan rumput raja dan rumput gajah yang unggul dapat berguna untuk pakan sapi, kambing, domba, kerbau dan kuda memang banyak sekali dan dicacah dengan mesin pencacah rumput. Hijauan pakan ternak yang berupa rumput ialah komponen pakan yang wajib  pada ternak ruminansia, walaupun tak dalam wujud yang berbahan segar seperti silase ataupun juga hay atau juga bahkan jerami kering yang berupa jerami padi maupun jerami yang lainnya.

Perbedaan Rumput Raja Dan Rumput Gajah

1.Rumput Raja

Rumput Raja

Rumput raja yang kerap kali disebut rumput kalanjana atau kolonjono yang berasal dari Afrika Selatan. Rumput ini adalah hasil silang kawin di antara rumput gajah sama rumput pennisetum tydoides Burn. Sehingga rumput raja memiliki kemiripan dengan rumput gajah. Tetapi rumput raja mempunyai kelebihan adalah mudah ditanam, bisa tumbuh pada daerah yang mempunyai ketinggian sampai 1500 meter dpl. Yang paling penting ialah produksi rumputnya lebih tinggi berbanding rumput gajah.

Ciri-Ciri Rumput Raja:

  • Bibit unggul
  • Mencapai 4 meter tumbuh tegak dan berumpun
  • Berbulu halus,batang tebal dan keras
  • Produksi tinggi hingga 40 ton rumput segar atau hektar
  • Dipotong akan tumbuh kembali.

Cara pemotongan rumput raja mirip dengan rumput gajah yang mana pemotongan harus sisakan sekitar kurang lebih 10-15 cm dari tanah supaya rumput bisa tumbuh lagi dari pada selang dengan beberapa minggu telah dapat dipotong lagi.

1. Kandungan Nutrisi

Protein kasar rumput raja sekitar kurang lebih 11 persen, dibandingkan dengan rumput gajah hanya sekitar 8 persen.

2. Ciri Khas Rumput Raja

Rumput raja ialah jenis tanaman yang mempunyai umur yang panjang, rumpun, tegak, bahkan akar dan tingginya dapat capai 4 meter. Rumput ini mempunyai batang yang keras dan juga tebal, daunnya lebar dan panjang pada saat masuki umur yang tua.

Baca Juga:Hal Yang Menarik Dapat Ditemui di Gili Laba Labuan Bajo

3. Keunggulan Rumput raja

Rumput raja cenderung lebih digemari oleh hewan ternak berbanding dengan jenis rumput yang lainnya karena memiliki rasa dan kandungannya. Selain hal itu, rumput ini  tahan kering dan dipanen yang waktu  cepat. Di penanaman pertama, rumput ini dapat dipanen kurang lebih 2 hingga 3 bulan, sesudah itu rumput dapat dipanen setiap 6 minggu sekali.

4. Penanaman Bisa Dilakukan dengan 2 Cara

Penanaman rumput raja dapat dilakukan gunakan dua cara, ialah sobekan dan stek. Dengan cara stek, batang sebagai stek sebagusnya berumur sekitar 8 bulan sampai panjang 25-30 cm. Sedangkan di cara sobekan, rumput yang dipilih ialah rumput yang muda. Selain muda, ciri rumput yang ideal pada metode sobekan ialah mempunyai tinggi 20-25 cm. Di sobekan rumpun sendiri Anda butuh buat lubang gunakan kedalaman 20 cm.

2.Rumput Gajah (Pennisetum purpureum)

Rumput Gajah (Pennisetum purpureum)

Nama latin dari rumput gajah ialah Pennisetum purpureum yang juga hijauan pakan ternak mempunyai kualitas yang nutrisi tinggi. Pada asal mulanya dari Afrika yang mempunyai iklim tropic dan tumbuh bagus pada daerah yang ketinggian capai 2000 meter dpl. Rumput gajah termasuk jenis rumput unggul di karenakan mudah untuk tanam dan tahan terhadap kekeringan, sehingga bisa diandalkan di ketersediaan sumber pakan pada saat musim kemarau.

Ciri-Ciri Rumput Gajah:

  • Tumbuh secara berumpun dan perakaran serabut
  • Batang tinggi 3-4,5 meter tebal dan juga keras
  •  Berbulu pendek daun dan memiliki ujung runcing
  • Daun sepanjang 16-90 dan lebar 8-35 cm
  • Berbunga sama dengan es lilin
  • Dipotong bisa tumbuh kembali

Manfaat rumput gajah ialah untuk hijauan pakan ternak yang digemari oleh ternak ruminansia dan manfaat yang lainnya sebagai penahan erosi.

Itulah perbedaan rumput raja dan rumput gajah yang butuh Anda ketahui sebelum dipilihnya untuk pakan. Jangan lupa untuk pastikan rumput bebas pestisida sebelum dijadikan untuk pakan ternak Anda. Selamat mencoba.

Categories: Bisnis