Para pengusaha mobil rental sementara ini mesti terlampau waspada sementara melepas kendaraannya kepada penyewa.

Pasalnya, banyak berlangsung kasus penggelapan bersama modus rental mobil balikpapan kemudian digadaikan atau dijual ke seseorang.

Dari catatan Organisasi Pengusaha Rent Car Daerah (Asperda) Kota Balikpapan, ada 30 unit mobil rental yang sempat digelapkan oleh si penyewa. Namun, sesudah ditangani oleh Asperda, mobil-mobil berikut kelanjutannya dapat ulang ke pemiliknya.

 

Menurut Wakil Sekretaris Asperda Balikpapan Harun Eliyas, kasus paling baru selama tiga bulan ini adalah penggelapan tiga unit mobil merek Innova, Avanza, dan Xenia. Salah satu kendaraan yang kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian adalah mobil Avanza milik Linda.

Linda telah menyebabkan laporan pada seorang wanita yang dianggap sebagai pelaku penggelapan berinisial IM. IM sendiri sementara ini telah diamankan di Mapolres Balikpapan.

“Kami tengah fokus tiga mobil. Yang kita buatkan laporan, Avanza memiliki Ibu Linda yang terhitung bagian Asperda. Modusnya itu mobil disewa, kemudian digadai atau dijual,” terang Harun Awalnya, kasus penggelapan mobil ini dilaporkan di Polda Kaltim.

Namun, sesudah terduga pelakunya diamankan dua hari lalu, kini kasusnya dilimpahkan ke mapolres. Dari hasil penelusuran yang dilakukan Asperda, para pelaku penggelapan mobil rental ini merupakan sindikat.

Dalam jalankan aksinya, oknum petugas terhitung turut bermain di dalamnya. Biasanya, oknum petugas ini sebagai penerima gadai maupun konsumen mobil yang disewa tersebut. “Kami berharap kasus ini dapat dibongkar sampai akar-akarnya.

Sebab, mafia mobil rental di Balikpapan ini memiliki sindikat masing-masing dan mempunyai jaringan,” paparnya.

Categories: Bisnis