gimana caranya supaya penggunaan AC di rumahmu gak membuat boros dan mengerti penggunaan AC yang benar supaya tubuh kamu selamanya sehat. Kalau tersedia sudah tau triknya kamu akan mampu mengurangi tagihan listrik rumah, dan irit dikantong tiap bulan kan memadai mampu membuat nabung dan investasi.

Pengaturan Suhu Remote AC di 23 – 25 derajat Celcius

Kebiasaan orang +62 pasang AC 16 derajat, fan maksimum, mode powerful pula. Giliran tagihan listrik keluar, baru ngedumel sendiri AC kok boros banget sih, hehe. Padahal boros atau tidaknya penggunaan listrik sebuah AC itu terkait berasal dari cara setting remotenya sehari – hari.

Seharusnya kami jangan memaksa menyesuaikan suhu remote AC di 16 derajat, kecuali kamu formalitas begiini sudah pasti deh tagihan listrik AC di tempat tinggal akan membengkak. Agar tagihan listrik menyusut pastikan pengaturan suhu tersedia di kisaran 23-25 derajat celcius.

Sekali – kali bolehlah, suasana tempat tinggal kembali panas banget ya toh kami nyalain 20-22 derajat, tapi ingat kecuali sudah memadai sejuk, kami naikkan kembali di 23 derajat celcius ke atas biar mengonsumsi listriknya lebih efektif.

Mekanisme remote AC adalah mengirimkan tanda kepada Indoor AC untuk memberitahukan obyek suhu ruangan yang mendambakan dicapai. Lalu saat suhu ruangan itu tercapai, kecuali AC kamu style standard maka kompressor akan mati untuk beristirahat, jadi mode standby supaya penggunaan listrik pun turut turun

Namun kecuali AC kamu adalah style inverter maka kompressor akan sedikit rileks dan mengurangi beban kerjanya supaya penggunaan listrik jadi lebih rendah.

Bakal kerasa kok saat AC Standard meraih suhu yang sesuai dengan mendengar bunyi “tek” terhadap outdoor artinya kompressor tengah beristirahat dan masuk ke mode standby, lebih dari satu menit sesudah itu saat suhu sudah naik 1-2 derajat celcius, AC akan kembali mengaktifkan kinerja kompressor. Tidak mesti cemas akan suasana mati nyala seperti ini sebab kompressor style standard sudah dibikin untuk berfaedah sedemikian rupa.

Ketika disetting suhu di 23-25 derajat celcius, AC akan mampu untuk meraih obyek tersebut, tapi cobalah bayangin kecuali kompressor ditargetkan untuk meraih 16 derajat, suhu 16 derajat nyaris tidak bisa saja dicapai oleh AC, maka kompressor akan konsisten kerja memaksa diri 100% sepanjang waktu, supaya tagihan listrik jadi maksimum. Juga dengan kerja berat seperti ini, era umur kompressor akan jadi berkurang.

Lalu apakah kecuali kompressor mati nyala, bukannya AC tambah jadi boros? Sebagai perbandingan untuk menjawab pertanyaan tersebut, kecuali kami anggap itungan mudahnya tiap-tiap 10 menit sekali kompressor style standard mati nyala saat suhu tercapai, artinya siklusnya kurang lebih seperti ini 10 menit mati, 10 menit istirahat, 10 menit mati, 10 menit istirahat. Maka sepanjang 1 jam, kompressor akan bekerja 30 menit, dan beristirahat 30 menit.

Anggap kami hitung simple saja, tiap-tiap 10 menit penggunaan AC maka menghabiskan daya 800 Watt, dan beban listrik tiap-tiap mengaktifkan kompressor kembali adalah kira-kira 20%. Maka dalam 3 siklus kompressor aktif, keseluruhan beban listrik adalah 800 * 20% * 3 Kali Siklus = 2.880 Watt.

Sekarang kami bandingkan kecuali AC menyala full 60 menit sebab kami setting suhu dalam 16 derajat celcius. Maka kami anggap 10 menit pertama juga diperlukan daya 20% untuk mengaktifkan kompressor pertama kali, dan 50 menit sisanya daya normal di 800 Watt. (800 * 20%) + (800 * 5) = 4.960 Watt.

Dari hitungan diatas, kecuali di suhu di 24 derajat maka jadi irit memadai banyak sebab kompressor tidak bekerja 100%. 2880 Watt vs 4960 Watt. Namun hitungan diatas kami sederhanakan untuk memberi tambahan perbandingan yang mudah, dalam praktiknya banyak variabel lain yang mesti dipertimbangkan.

Pastikan Keadaan Ruangan Tertutup Saat Menyalakan AC

Memastikan suasana ruangan tertutup, sirkulasi udara AC tidak terbuang ke ruangan lain, supaya suhu udara yang disetting remote mampu tercapai dan kerja AC jadi efisien dan efektif. Jika suasana jendela atau pintu terbuka, maka udara dingin AC akan keluar, supaya pendinginan optimal tidak akan mampu tercapai.

Menggunakan AC Jenis Inverter

AC dengan teknologi inverter, memiliki kompressor yang memiliki kegunaan motor lebih canggih dan mampu secara fleksibel turunkan dan memberi tambahan beban kompressor secara otomatis mengikuti suasana di dalam dan diluar ruangan. Sehingga saat di malam hari, kerja kompressor ini akan terlalu minimal, saat di siang hari kerja kompressor akan tersedia terhadap suasana normal.

Kompressor dengan style inverter mampu turunkan daya listrik hingga dengan 30% terkait seringnya dan bagaimana cara kamu menggunakan AC tersebut. AC style inverter memiliki harga unit yang lebih mahal, tapi secara jangka panjang kamu akan balik modal bahkan untung sehabis lebih dari satu bulan penggunaan selanjutnya sebab cost tagihan listrik kamu turut turun.

Saat Udara Lembab, Gunakan Mode Dry Pada Remote

Ketika musim hujan, udara jadi lembab. Jangan menggunakan mode Cool, tapi tukar settingan remote jadi mode dry. Mode dry akan menstabilkan kelembapan udara di ruangan dan menjaga suhu udara diruangan selamanya adem. Karena saat udara lembab, badan kami akan jadi lebih gerah.

Saat udara sudah jadi kering, mode dry ini akan secara otomatis beralih jadi mode meniup angin dingin tanpa menggerakkan kompressor supaya tidak begitu perlu banyak listrik untuk mendinginkan ruangan.

Tidak mematikan AC kecuali cuma keluar ruangan sebentar

Beberapa orang berpikir, sebab mendambakan sekali mengirit tagihan listrik, mereka mematikan AC saat keluar ruangan lebih dari satu saat, lantas sesudah itu menyalakan kembali AC sehabis lebih dari satu menit kemudian. Dengan cara ini yang berjalan adalah listrik AC kamu tambah akan jadi lebih boros. Lho Kenapa ?

Karena perlu daya yang lebih besar untuk menyebabkan kompressor menyala pertama kali, dibandingkan untuk menyebabkan AC menyala secara konsisten, daya listrik yang diperlukan untuk menyalakan kompressor mampu hingga 20-30% lebih besar baru sesudah itu perlahan konsisten turun ke batas normal. Coba bayangkan lebih berat ngedorong mobil mogok berasal dari posisi berhenti, atau saat posisi sudah berjalan. Memang mengawali segala sesuai itu lebih sukar dibandingkan meneruskan yang sudah berjalan kan ya.

Sebaiknya biarkan saja AC konsisten menyala diruangan anda, kecuali kamu cuma bepergian keluar 15-30 menit sebab suasana AC yang stabil tidak on off akan menyebabkan tagihan listrik kamu justru lebih irit.

Tidak terlalu sering menggunakan mode powerful

Banyak orang yang tidak sabaran mendambakan segera cepat dingin menggunakan mode powerful terhadap remote. Mode ini menyebabkan kompressor dan fan bekerja lebih keras berasal dari suasana normal dan menyebabkan tagihan listrik kamu jadi bengkak.

Sesekali boleh menggunakan mode ini kecuali sesungguhnya kamu perlu pendinginan ruangan yang lebih cepat, tapi hati – hati kecuali kamu menggunakan style AC yang mode powerfulnya tidak otomatis tersedia timernya, sebab kecuali kelupaan maka mode powerful akan konsisten berjalan dan penggunaan listrik jadi boros

Menggunakan Settingan Fan Speed di mode paling rendah atau menggunakan Auto
Rata – rata AC sekarang ini sedia kan pengaturan fan speed tersedia yang 3 tingkat, dan tersedia juga yang 5 tingkat. Sebaiknya menggunakan fan speed yang paling rendah atau ditengah – tengah saja, sebab pengaturan fan speed yang tinggi akan menyebabkan kerja kompressor lebih keras dan jadi lebih boros.

Atau boleh juga nyobain mode auto, di mana fan speed akan bekerja sedikit kencang di awal, tapi akan perlahan turun saat suhu udara kembali ke mode normal. Hanya saja pastikan suhu remote yang kamu pilih berkisar di 23-25 derajat. Karena kecuali tidak, AC tidak akan meraih targetnya dan akan konsisten berada terhadap posisi angin yang kencang.

Beli AC yang memiliki sensor manusia atau sensor gerak

AC sekarang sudah disempurnakan dengan teknologi sensor yang mampu mendeteksi manusia atau gerakan tubuh. Sehingga saat tidak banyak pergerakan dan tidak banyak orang di dalam ruangan, maka AC akan dengan otomatis mengurangi kerja kompressornya dan menyebabkan tagihan lebih irit. Sementara saat AC mendeteksi banyak gerakan dan manusia, AC kamu dengan otomatis bekerja sedikit lebih keras supaya udara selamanya dingin.

Pastikan AC di Service Rutin sekurang-kurangnya 3 bulan sekali

Indoor dan Outdoor AC mesti cuci AC rutin, sebab andaikata tidak dilakukan maka debu dan kotoran yang melekat terhadap suku cadang AC akan menyebabkan kinerja AC lebih berat supaya kompressor jadi lebih panas dan perlu daya lebih tinggi untuk mendinginkan ruangan.

3 Bulan sekali merupakan patokan umum, bayangkan dalam 3 bulan berapa banyak debu dan kotoran yang akan melekat di filter dan bagian dalam AC. Selama itu menumpuk dan konsisten menumpuk tidak dibersihkan maka makin lama menyusut efektivitas kinerja AC. Untuk suasana ruangan yang lebih tidak baik dan banyak debu, sebaiknya dilakukan pencucian 2 bulan sekali.

Untuk suasana AC yang 24 jam nyala seperti di kost”an atau area usaha, dengan lokasi outdoor yang juga saling berdekatan, maka debu dan kotoran akan menumpuk lebih cepat, umumnya mesti dilakukan servis rutin sebulan sekali.

Pastikan PK AC yang kamu membeli sesuai dengan ukuran ruangan

Terdapat di artikel lain untuk mendukung kamu menghitung keperluan PK yang tepat, atau kamu juga mampu bertanya kepada kami untuk milihin ukuran PK yang tepat dan sesuai untuk kamu.

Jika PK terlalu kecil maka kompressor kerja terlalu berat, supaya listrik akan boros. Sementara kecuali PK terlalu besar, maka kompressornya juga terlalu besar, penggunaan yang sebaik apa pun sudah pasti lebih irit kompressor 1/2 PK dibandingkan kompressor 1 PK. Ditambah kembali daya tarik mulanya saja sudah beda.

Categories: Bisnis