Zakat fitrah menjadi salah satu amalan penyempurna kita di bulan Ramadhan, yang dikerjakan sementara Ramadhan akan berakhir atau sebelum saat shalat Idul Fitri. Selain itu, zakat fitrah termasuk akan mensucikan harta yang kita miliki. Lalu bagaimana memang pengertian zakat fitrah?

Pengertian Zakat Fitrah

Dikuti berasal dari buku Fiqih, Hasbiyallah (200 :38), pengertian zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim laki-laki, perempuan, besar atau kecil, merdeka atau budak terhadap awal bulan Ramadhan hingga menjelang shalat Idul Fitri dengan ukuran sebanyak dua setengah kilogram bahan makanan pokok untuk setiap orang.

Pembayaran zakat fitrah bisa termasuk memakai uang.

Dasar kewajiban membayar zakat fitrah terdapat di dalam hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim) selanjutnya ini :

“Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah terhadap bulan Ramadhan, sebanyak satu sa’ (3/4) liter berasal dari makanan kurma atau syair (gandum) atas tiap-tiap orang merdeka atau hamba, laki-laki atau perempuan muslim.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Selain sebagai ibadah pelengkap puasa Ramadhan, membayar zakat fitrah termasuk memiliki tujuan untuk bersihkan harta yang kita mempunyai sebab terhadap sejatinya tersedia hak orang lain di dalam setiap harta yang kita miliki, layaknya yang dijelaskan di dalam hadist selanjutnya ini :

“Dari Ibnu Umar radhiallahuanhuma memang Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tidak tersedia Ilah tak sekedar Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah, menegakkan shalat, menunaikan zakat. Jika mereka melakukan hal itu maka darah dan harta mereka akan dilindungi kecuali dengan hak Islam dan perhitungan mereka tersedia terhadap Allah Subhanahu wata’ala.” (HR. Bukhari no. 25; Muslim no. 22)

Waktu Membayar Zakat

Ada lima sementara di dalam membayar zakat menurut pendapat para ulama yaitu :
Waktu Harus: bermula berasal dari awal bulan Ramadhan hingga akhir bulan Ramadhan.
Waktu Wajib: setelah matahari terbenam terhadap akhir bulan Ramadhan.

Waktu Afdhal: setelah melakukan solat subuh terhadap hari akhir Ramadhan hingga sebelum saat mengerjakan sholat idul fitri.

Waktu Makruh: melakukan sholat idul fitri sehingga sebelum saat terbenam matahari.
Waktu Haram: setelah matahari terbenam terhadap hari raya Idul Fitri.

Demikian adalah pembahasan mengenai pengertian zakat fitrah sebagai salah satu amalan pelengkap kita setelah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan. Semoga bermanfaat.